Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

February 2018
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728    

Calendar Calendar

Keywords

tante  bocah  komik  

Latest topics
Top posting users this week


Cerita Seks 2018 Pengalaman Pertama Bercinta Dan Awal Hilangnya Keperawananku

Go down

Cerita Seks 2018 Pengalaman Pertama Bercinta Dan Awal Hilangnya Keperawananku

Post by claudia agnesia on Sat Jan 20, 2018 12:48 pm

"Cerita Seks 2018 Pengalaman Pertama Bercinta Dan Awal Hilangnya Keperawananku"

Aku akan berbagi cerita tentang hilangnya keperawananku dikala aku Duduk dibangku SMA. Tapi sebelumnya perkenalkan dulu namaku Citra, kalau bicara tentang aku adalah sebagai berikut kira-kira, tinggi badan 162 cm dengan berat badan seimbang, size Bra-ku 34C. Kalau menurutku ukuran di usia-ku yang masih duduk dibangku sekolah, tergolong aku mempunyai ukuran payudara yang besar.hhe.

Selain itu bodyku juga seimbang dengan payudaraku, ditambah lagi ucap teman-temanku, aku terbilang cantik, berkulit putih, dan mempunyai hidung mancung. Nah dari sinilah awal kisah seks-ku ini. Sekian lama aku berteman dengan laki-laki yang bernama Refal, tidak kusangka ternyata Refal mengutarakan isi hatinya, bahwa dia merasa, sayang dan cinta padaku dari awal kami berteman.

Pada awalnya dia sebenaranya tidak bermaksud untuk langsung berpacaran, ucapnya berteman dulu agar dia bisa mengenal aku lebih jauh. Sebenaranya aku sih juga ada rasa dengan Refal, namun setelah aku berpikir panjang dengan berbagai pertimbangan, akupun menantang dia untuk menjadikanku kekasihnya. Dengan cepat dia-pun menjawab dengan yakin bahwa dia mau sekali menjadikanku kekasihnya.

Sebenarnya aku tipe wanita yang sulit didapatkan oleh para lelaki, tapi karena dengan ulet dan gigihnya Refal akupun luluh lantah, karena aku yakin sekali Refal tulus mencintaiku. Aku yakin dengan Refal karena kau sudah mengenal dia lama sekali, dan juga sikap-sikap yang ditunjukan kepadaku sebelum kami berpacaran. Oh iya Refal ini adalah kakak kelasku satu tahun disekolahanku.

Singkat cerita, hari-hariku sering kuhabiskan dengan Refal. Sebenaranya banyak teman-teman cewekku yang tidak menyangka jika aku jadian dengan Refal. Disekolah banyak sekali lelaki yang menginginkanku untuk menjadi kekasihnya, yang mengejar aku disekolah adalah ada Kevin anak pejabat, Romi juara kelas, Andi atlit basket, dan masih banyak yang lainnya.

Dari beberapa laki-laki yang mengejarku, aku hanya terluluhkan oleh Refal yang biasa-biasa saja, baik dalam wajah, prestasi, maupun harta bendanya. Kembali lagi ke inti ceritaku dengan Refal, tidak terasa hubunganku dengan Refal telah berjalan kurang lebih selama 7 bulan. Kami berpacaran dengan cara sembunyi-sembunyi, maklum sajalah karena aku baru kelas 1 masih SMA.

Orang tuaku sebenarnya melarangku untuk berpacaran, kalau ucap mereka sih aku disuruh untuk fokus dalam sekolah dulu, hhe,Tapi ya sudahlah, bila terlanjur cinta telah melekat, mau bagaimana-pun keadaannya, tetap saja terasa nikmat. Ketika itu pada hari Sabtu sepulang sekolah aku mempunyai janji dengan Refal, bahwa aku mau untuk menemani dia untuk berkunjung ke rumah temannya. Pada saat tu aku berpamitan kepada orang tua-ku bahwa pada hari Sabtu aku akan pulang telat karena ada les pelajaran tambahan.

Demi cinta aku Rela berbohong kepada orang tua-ku. Sebelum berangkat sekolah aku telah telah mempersiapkan baju ganti untuk berkencan dengan Refal. Sepulang sekolah aku berganti celana dan baju di toilet sekolahku, sebaliknya Refal-pun begitu juga. Singkat cerita kami-pun telah naik bus kearah rumah teman Refal yang akan kami kunjungi.

Sesampainya disana, aku diperkenalkan dengan teman Refal, yang bernama Daus. Ketika itu rumahnya Daus sepi, karena orang tua Daus sedang ke luar kota. Ketika itu ternyata Daus juga sedang bersama pacarnya, pacar daus bernama Cindy. Disana benar-benar hanya ada kami ber-4, pembantu Daus-pun sedang pulang kampung. Oh iya Daus ini mempunyai kakak yang telah menikah, tapi telah tinggal sendiri.

Karena Daus sendirian dirumah, kakak Daus yang telah menikah, datang ke rumah sekalian menengok Daus dan membawakannya makanan. Kakaknya hari ini sudah datang tadi pagi dan akan datang lagi besok, demikian ucap Daus. Kami ngobrol bersama ngalor ngidul. Tak lama kemudian, Daus dan Refal pergi ke dapur dan menyiapkan minuman untuk kami.

Aku ngobrol dengan Cindy. Dari Cindy, aku tahu bahwa Daus telah berhubungan selama kurang lebih 1 tahun. Keduanya satu sekolah, juga di SMP hanya berlainan dengan sekolahku. 5 menit kemudian, Daus dan Refal kembali dengan membawa 4 gelas sirup dan dua toples makanan kecil. Setelah memberikan minuman dan makanan , Daus kemudian memutar DVD, Daus berucap, bahwa dia akan memutar Film baru.

Setelah itu Daus-pun mempersilahkan kami minum, tanpa ragu aku-pun meminum sirup yang diberikannya. Setelah 15 menit berlalu, tiba-tiba kepalaku terasa pusing sekali, bersamaan dengan itu ada rasa aneh pada tubuhku, rasanya hangat dan merinfalg. Seiring , merinfalgnya tubuhku di Televisi tampak adegan seorang wanita bule yang sedang berhubungan intim oleh 2 laki-laki, satu negro dan satu lagi bule.

Saat itu aku berniat untuk pulang, tetapi entah mengapa dorongan hatiku untuk tetap menyaksikan film itu. Mungkin karena aku baru pertama kali ini nonton Film Dewasa. Badanku makin enggak karuan rasanya kepalaku serasa berat dan ah rangsangan di badanku semakin menggila. Aku lihat Daus dan Cindy sudah saling melepaskan baju mereka telanjang bulat di hadapan aku dan Refal.

Mereka saling berpelukan, berpagutan tampak Daus menciumi tetek Cindy yang mungil Daus lalu mengisep-isep pentilnya tampaknya keduanya sudah sering melakukannya. Mereka tampak tidak canggung lagi Cindy mengisep-isep Titit Daus persis seperti kejadian di film itu. Cindy juga sepertinya telah terbiasa dengan Titit Daus bak permen, diisep, dikulum oleh Cindy Refal merapatkan tubuhnya kepadaku.

“ Cit.kamu sayang aku enggak? ”, tanyanya padaku.

“ Eh... emang kenapa, Fal ? ” jawabku,

Aku menjawab dengan sedikit kaget karena aku masih asyik menyaksikan Daus dan Cindy. Lalu,

“ Aku pengen kayak Cindy dan Daus sayang ”, ucap Refal sambil menunjuk pada Daus dan Cindy yang semakin hot.

Tampak Daus mulai menindih Cindy, dan memasukkan batang Tititnya ke memek Cindy. Dengan diikuti teriakan kecil Cindy, batang Titit itu masuk seluruhnya ke memek Cindy. Tiba-tiba gairahku melonjak-lonjak entah kenapa Seluruh badanku merinfalg.

“ Citra sayang… ? ”, panngil Refal lagi

“ Nggk mau ah sayang, aku takut begituan, lagian malu tau kalau dilihat begitu ”, ucapku.

“ Udah, nggk usah takut & malu dong sayang ? ”,ucap Refal.

Tidak lama setelah berkata begitu Refal-pun mulai merayapi dadaku, saat itu aku menepis dengan perlahan tangannya.

“ Malu sama Daus dan Cindy tuh ”, ucapku.

“ Ah mereka aja cuek ayo dong Citra aku sudah enggak tahan nih “ ucap Refal.

“ Ah... jangan ah “ ucapku.

Gairahku makin tidak keruan mendengar erangan dan rintihan Daus dan Cindy. Tak terasa tangan Refal mulai membuka kancing bajuku. Entah kenapa aku membiarkannya sehingga bajuku terbuka. Aku hanya mengenakan BRA- dan celana panjang jeansku. Adegan di Film-pun makin hot tampak sekarang seorang wanita asia di setubuhi 3 orang bule 2 orang memasukkan Tititnya ke memek dan anusnya.

Sedangkan yang satunya Tititnya lagi diisep oleh si wanita. Keempatnya terlihat sedang merasakan kenikmatan Tangan Refal mulai merayapi dan meremas-remas payudaraku yang masih kencang dan belum pernah disentuh oleh siapapun. Aku menggelinjang, geli nikmat ah... baru pertama kali aku merasakan ini.

“ Buka Bra-nya, ya sayang “ pinta Refal.

Aku-pun mengangguk, aku jadi ingin merasakan lebih nikmat lagi. Refal membuka Bra-ku, aku sekarang benar-benar telanjang dada. Refal menghisap pentilku memencet-memencet payudaraku yang masih kenyal dan virgin,

“ Tetekmu enak bener, sayang belum pernah ada yang pegang yaa ”,ucap Refal sambil terus meremas tetekku dan mengisepi pentilku.

“ Belum Fal … ahhh… enak Fal … terus... jangan berhenti. ”,ucapku.

Kenikmatan itu baru kali ini aku rasakan. Kulirik Daus dan Cindy, mereka sekarang bermain doggy style. Cindy berposisi nungging dan Daus menusuknya dari belakang terdengar erangan dan eluhan mereka Gairahku makin menggila

“ Buka celanamu ya sayang aku udah pengen nih ”, Pinta Refal.

“ Jangan Fal , aku takut ”, ucapku.

“ Takut apa sayang? ”,ucap Refal.

“ Aku takut hamil “ ucapku.

“ Enggak Citra sayang, aku nanti keluarnya di luar memek kamu sayang kalau hamilpun aku akan tanggung jawab, percayalah “ ucapnya.

Aku diam saja Refal mulai membuka resleting celanaku, aku diamkan saja.tak lama kemudian, dia memerosotkan celanaku tampak memekku yang menggumpal dengan jembut yang lumayan tebal. Refal pun memerosotkan celana dalamku Aku benar-benar polos bugil. Refal-pun membuka seluruh bajunya, kami berdua telanjang bulat.
Tangan Refal tetap meremas-remas tetekku.

Saat itu aku sempat melirik Daus dan Cindy, ternyata mereka sedang melakukan anal sex, kata Cindy dia sudah terbiasa dengan anal sex. Rupanya kulihat Titit Daus telah maju mundur di pantat Cindy sedangkan tangan kiri Cindy mengucek-ucek memeknya sendiri yang sudah basah Erangan mereka terdengar makin sering.Refal terus mengerjaiku, tangannya mulai merayapi jembutku.

Kemudian Salah satu jarinya dimasukkan ke memekku
“ Ah... sakit, pelan-pelan, Fal... ”,teriakku ketika jari itu memasuki memekku.

Refal agak sedikit mengeluarkan jari itu dan bermain di bibir kewanitaanku tak lama kemudian memekku basah,

“ Cit, isep dong punyaku “ pinta Refal sambil menyodorkan Tititnya ke mukaku.

“ Ah... enggak ah “ ucapku menolak.

“ Jijik ya ? Punyaku bersih kok ayo dong sayang, Cindy saja berani tuh ”, pinta Refal memelas.

Dengan ragu aku pegang Titit Refal. Baru sekali ini aku memegang punya laki-laki. Ternyata kenyal dan keras. Titit Refal sudah berdiri tegang rupanya.

“ Ayo dong Citra sayang “ pinta Refal lagi.

Lalu dengan ragu kumasukkan Titit itu ke mulutku, aku diamkan Titit itu sambil kurasa-rasa. Ih, kenyal

“ Hisap dong sayang seperti kamu makan permen “ Refal mengajariku.

Kemudian dengan perlahan kuisap-isap, kujilati kepala Titit itu dengan lidahku lama kelamaan aku merasa senang mengisapnya kuisep keras-keras, kusedot-sedot, dan kujilati. Lalu kumaju mundurkan Titit itu di dalam mulutku terdengar berulang kali erangan Refal.

“ Sss… Aghhh… Oughhh... enak sayang teruskan... ”, erang Refal.
Selengkapnya>>>

claudia agnesia

Posts : 15
Join date : 2018-01-11

View user profile

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum