Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

January 2018
MonTueWedThuFriSatSun
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031    

Calendar Calendar

Keywords

komik  

Top posting users this week
Liu4d
 
Hobet808
 
vanny
 
claudia agnesia
 


Cerita Seks 2018 Disekap Dan Diperkosa 3 Gadis Binal

View previous topic View next topic Go down

Cerita Seks 2018 Disekap Dan Diperkosa 3 Gadis Binal

Post by claudia agnesia on Thu Jan 11, 2018 2:36 pm

"Cerita Seks 2018 Disekap Dan Diperkosa 3 Gadis Binal"

Sebenarnya aku tidak istimewa,, wajahku juga tidak terlalu tampan,, tinggi & bentuk tubuhku juga biasa sajalah.. Tidak ada yang istimewa bagiku dalam diriku ini.. Tapi entah kenapa aku banyak dicintai gadis.. bahkan ada yang mau mengajakku kencan.. Tapi aku tidak pernah berpikir sampai ke sana.. aku belum mau pacaran.. Waktu itu aku masih duduk di bangku kelas 2 SMA.. Padahal hampir semua teman-temanku yang laki,, sudah punya pacar.. Bahkan sudah ada yang beberapa kali ganti pacar.. Tapi aku sama sekali belum punya keinginan untuk pacaran.. Walau sebenarnya banyak juga gadis-gadis yang mau jadi pacarku..

Waktu itu hari Minggu pagi.. Iseng-iseng aku berjalan-jalan memakai pakaian olah raga.. Padahal aku paling malas berolah raga.. Tapi entah kenapa,, hari itu aku pakai seragam olahraga,, pakai sepatu yang cukup menarik.. Dari tempat tinggalku aku sengaja joging.. sesekali berlari kencang mengikuti orang-orang yang ternyata cukup banyak juga yang memanfaatkan minggu pagi untuk berolah raga atau hanya sekedar berjalan-jalan menghirup udara yang masih bersih..

Tidak terasa sudah cukup jauh juga meninggalkan rumah.. & kakiku sudah mulai terasa pegal.. aku duduk beristirahat di bangku taman yg dekat,, sambil memandangi gadis-gadis yang masih berolah raga dengan segala macam tingkahnya.. Tidak sedikit anak-anak yang bermain dengan gembira..

Belum lama aku duduk istirahat,, datanglah seorang gadis yang duduk di sebelahku.. Hanya sedikit saja aku meliriknya,, cukup cantik juga wajahnya.. dia mengenakan baju kaos yang ketat tanpa lengan,, dengan potongan leher yang lebar & rendah,, sehingga memperlihatkan seluruh bahu serta sebagian punggung & dadanya yang menonjol dalam ukuran cukup besar.. Kulitnya putih & bersih celana pendek yang dikenakan membuat pahanya yang putih & padat jadi terbuka.. Cukup leluasa untuk memandangnya.. aku langsung berpura-pura memandang jauh ke depan,, ketika dia tiba-tiba saja berpaling & menatapku..
‘Lagi ada yang ditunggu??’,, tegurnya tiba-tiba..
aku terkejut,, tidak menyangka kalau gadis ini menegurku.. Cepat-cepat aku menjawab dengan agak gelagapan juga.. Karena tidak menduga kalau dia akan menyapaku..
‘Tidak…,, Eehhh,, kamu sendiri….??’,, aku balik bertanya..
‘Sama,, aku juga sendirian’,, jawabnya singkat..

Aku berpaling & menatap wajahnya yang segar & agak kemerahan.. gadis ini bukan hanya memiliki wajah yang cukup cantik tapi juga punya bentuk tubuh yang bisa membuat mata lelaki tidak berkedip memandangnya.. Apalagi pinggulnya yang bulat & padat berisi.. Bentuk kakinya juga indah.. Entah kenapa aku jadi tertarik memperhatikannya.. Padahal biasanya aku tidak pernah memperhatikan wanita sampai sejauh itu..
‘Jalan-jalan yuk…’,, ajaknya tiba-tiba sambil bangkit berdiri..
‘Kemana??’,, tanyaku ikut berdiri..
‘Kemana saja,, dari pada bengong di sini’,, sahutnya..

Tanpa menunggu jawaban lagi,, dia langsung mengayunkan kakinya dengan gerakan yang indah & gemulai.. Bergegas aku mengikuti & mensejajarkan ayunan langkah kaki di samping sebelah kirinya.. Beberapa saat tidak ada yang bicara.. Namun tiba-tiba saja aku jadi kaget denganya,, karena tanpa aku ketahui,, gadis ini menarik tanganku.. Bahkan sikapnya begitu mesra sekali.. Padahal baru beberapa detik bertemu.. & aku juga belum kenal namanya..

Dadaku seketika jadi berdebar menggemuruh tidak menentu.. Kulihat tangannya begitu halus & lembut sekali.. dia bukan hanya menggandeng tanganku,, tapi malah mengge1ayutinya.. Bahkan sesekali merebahkan kepalany dibahuku yang cukup tegap..
‘Eehhh,, nama kamu siapa…??’,, tanyanya,, memulai pembicaraan lebih dulu..
‘yoga’,, sahutku..
‘Aakkkh….,, kayak nama perempuan’,, celetuknya.. aku hanya tersenyum saja sedikit..
‘Kalau aku sih biasa dipanggil Rina’,, katanya langsung memperkenalkan diri sendiri.. Padahal aku tidak menanya namanya..
‘Nama kamu bagus’,, aku memuji hanya sekedar berbasa-basi saja..
‘Eeehhh,, boleh nggak aku panggil kamu Mas yoga??,, Soalnya kamu pasti lebih tua dariku’,,· katanya meminta..

Aku hanya tersenyum saja.. Memang kalau tidak pakai seragam Sekolah,, aku kelihatan jauh lebih dewasa.. Padahal umurku saja baru 17 lewat beberapa bulan.. & aku memperkirakan kalau gadis ini pasti seorang pelajar,, atau seorang pekerja yang sedang mengisi liburannya dengan berolah raga pagi.. Atau hanya sekedar berjalan-jalan sambil mencari kenalan baru..
‘Eeehhh,, bubur ayam disana nikmat lho.. Maauuu nggak…??’,, ujarnya menawarkan,, sambil menunjuk gerobak tukang bubur ayam..
‘Boleh’,, sahutku..

Kami langsung menikmati bubur ayam yang memang rasanya enak sekali muantap.. apa lagi perutku emang lapar dari tadi.. Sambil makan,, Rina banyak bercerita.. Sikapnya begitu riang sekali,, membuatku jadi senang & seperti sudah lama mengenalnya.. Rina memang pandai membuat suasana jadi akrab..

Selesai makan bubur ayam,, aku & gadis itu kembali berjalan.. Sementara mentari terus naik makin tinggi.. Sudah tidak enak lagi berjalan dengan teriknya mentari waktu itu.. aku bermaksud mau pulang.. Tanpa diduga sama sekali,, justru Rina yang mengajak pulang lebih dulu..
‘Mobilku di parkir disana…’,, katanya sambil menunjuk deretan mobil-mobil yang cukup banyak terparkir..
‘Kamu bawa mobil…??’,, tanyaku heran..
‘Iya.. Soalnya rumahku kan agak jauh.. Malas kalau naik kendaraan umum’,, katanya beralasan..
‘Kamu sendiri yha…??’
aku tidak menjawab & hanya mengangkat bahu saja..
‘Ikut aku yuuuk…’,, ajaknya langsung..

Belum juga aku menjawab,, Rina sudah menarik tanganku & menggandeng aku menuju ke mobilnya.. Sebuah mobil starlet warna biru muda masih mulus,, & tampaknya masih cukup baru.. Rina malah meminta aku yang mengemudi.. Untungnya aku sering pinjam mobil Ayah,, jadi tidak canggung lagi membawa mobil.. Rina langsung menyebutkan alamat rumahnya.. & tanpa banyak tanya lagi,, aku langsung mengantarkan gadis itu sampai ke rumahnya yang berada di lingkungan komplek perumahan elite.. sebenarnya aku mau langsung pulang.. Tapi Rina menahan & memaksaku untuk singgah..

‘Ayooooooo….’,, Sambil menarik tanganku,, Rina memaksa & membawaku masuk ke dalam rumahnya.. Bahkan dia langsung menarikku ke lantai atas.. aku jadi heran juga dengan sikapnya yang begitu berani membawa laki-laki yang baru dikenalnya ke dalam kamar..
‘Tunggu sebentar yaaaaaaaaa…’,, kata Rina setelah membawaku ke dalam sebuah kamar..

Dan aku yakin kalau ini pasti kamar Rina.. Sementara gadis itu meninggalkanku seorang diri,, entah ke mana perginya.. Tapi tidak lama dia sudah datang lagi.. dia tidak sendiri,, tapi bersama dua orang gadis lain yang sebaya dengannya.. & gadis-gadis itu juga memiliki wajah cantik serta tubuh yang ramping,, padat & berisi..

Aku jadi tertegun,, karena mereka langsung saja menyeretku ke ranjangnya.. Bahkan salah seorang gadis langsung saja mengikat tanganku hingga terbaring menelentang di ranjang.. Kedua kakiku juga direntangkan & diikat dengan tali kulit yang kuat.. aku benar-benar terkejut,, tapi tidak bisa berbuat apa-apa.. Karena kejadiannya begitu cepat & tiba-tiba sekali,, hingga aku tidak sempat lagi menyadari.. ‘aku dulu…,, aku kan yang menemukan & membawanya ke sini’,, kata Rina tiba-tiba sambil melepaskan baju kaosnya..

Kedua bola mataku jadi terbeliak lebar.. Rina bukan hanya menanggalkan bajunya,, tapi dia melucuti seluruh penutup tubuhnya.. Sekujur tubuhku jadi menggigil,, dadaku berdebar,, & kedua bola mataku jadi membelalak lebar saat Rina mulai melepaskan pakaian yang dikenakannya satu persatu sampai polos sama sekali…. Akhh tubuhnya luar biasa bagusnya…. baru kali ini aku melihat payudara seorang gadis secara dekat,, payudaranya besar & padat.. Bentuk pinggulnya ramping & membentuk bagai gitar yang siap dipetik,, Bulu-bulu vaginanya tumbuh lebat di sekitar kemaluannya.. Sesaat kemudian Rina menghampiriku,, & merenggut semua pakaian yang menutupi tubuhku,, hingga aku henar-benar polos dalam keadaan tidak berdaya.. Bukan hanya Rina yang mendekatiku,, tapi kedua gadis lainnya juga ikut mendekati sambil menanggalkan penutup tubuhnya..
‘Eeehhh,, apa-apaan ini?? Apa mau kalian sekarang …??’,, aku membentak kaget & shok..

Tapi tidak ada yang menjawab.. Rina sudah menciumi wajah serta leherku dengan hembusan napasnya yang keras & memburu.. aku menggelinjang & berusaha meronta.. Tapi dengan kedua tangan tetrikat & kakiku juga diikat oleh tali yang udah dipersiapkan,, tidak mudah untuk melepaskan diri dari semua ini.. Sementara itu bukan hanya Rina saja yang menciumi wajah & sekujur tubuhku,, tapi kedua gadis lainnya juga melakukan hal yang sama..
Selengkapnya>>>

claudia agnesia

Posts : 12
Join date : 2018-01-11

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum